Bahaya Merokok Setelah Olahraga Untuk Kesehatan

Tahukah kamu merokok setelah berolahraga berbahaya? Merokok itu tidak ada manfaatnya untuk kesehatan. Namun, masih ada saja orang yang tidak peduli dan terus merokok. Walaupun diselingi dengan gaya hidup sehat misalnya berolahraga.

Bahaya Merokok Setelah Olahraga Untuk Kesehatan


Rokok memang berbahaya, tapi lebih berbahaya lagi untuk tubuh jika dilakukan setelah olahraga. Salah satunya, masalah di bagian organ tubuh seperti jantung. Lalu, apa saja bahaya merokok setelah olahraga? Simak yuk pembahasan berikut ini.

Bahaya Merokok Setelah Olahraga

Selesai olahraga biasanya yang dilakukan yakni minum sambil beristirahat. Berbeda dengan perokok, kemungkinan rokok langsung dihisap sambil beristirahat. Padahal kebiasaan tersebut salah dan membuat latihan fisik yang dilakukan menjadi sia-sia. Ada berbagai masalah kesehatan yang mengintai. Nah berikut ini beberapa bahaya merokok setelah olahraga.

1. Menimbulkan masalah jantung

Secara umum merokok dan olahraga dilakukan bersama bisa menimbulkan stres oksidatif. Namun, ada batas tertentu, stres oksidatif termasuk normal. Apabila stres oksidatif berlebihan, terjadi akibat dari merokok, maka berbahaya sekali untuk tubuh. Apalagi tubuh sudah terdapat riwayat jantung.

Merokok sesudah olahraga membuat pembuluh darah semakin menyempit. Ketika olahraga jantung bekerja lebih keras. Sehingga aliran darah semakin meningkat dan jantung bekerja lebih keras. Jika dilakukan terus menerus, maka fungsi pompa jantung dapat melemah.

2. Gangguan fungsi otak

Merokok sesudah olahraga bisa meningkatkan jumlah karbon monoksida pada aliran darah. Karbon monoksida mempunyai efek serius pada fungsi otak. Karbon monoksida dapat mengganggu kinerja visual, mengacaukan keterampilan motorik hingga penalaran kognitif. Selain itu menimbulkan keluhan sakit kepala dan efek yang tidak diinginkan.

3. Sulit bernafas

Selesai olahraga tentunya tubuh membutuhkan oksigen sebanyak mungkin untuk pulih. Kondisi inilah yang menyebabkan pernapasan menjadi lebih cepat dan detak jantung meningkat. Menghirup asap rokok akan mempersempit saluran udara pada paru-paru dan membuat sulit bernapas. Selain itu, mampu mengurangi jumlah oksigen dalam darah.

4. Lemas

Merokok bisa mengurangi kadar oksigen dalam darah. Selesai olahraga kemudian merokok bisa membuat lelah selama pemulihan. Seharusnya melakukan aktivitas fisik seperti olahraga membuat semangat, ini justru merasa lelah.

5. Penurunan kadar testosteron

Mempunyai kadar testosteron normal maupun tinggi bermanfaat sekali untuk kamu yang mau membangun otot selama olahraga. Namun, jika selesai olahraga kemudian merokok akan berdampak pada kadar testosteron. Merokok bisa merusak sel-sel yang memproduksi testosteron dalam tubuh. Sehingga mampu menghambat produksi testosteron dan menurunkan kadar testosteron dalam tubuh.

Cara Efektif Berhenti Merokok

Tentunya tidak mudah untuk berhenti dari kebiasaan merokok. Oleh karena itu membutuhkan persiapan yang matang agar berhasil dari kebiasaan terburuk tersebut. Sudah kamu ketahui bahwa rokok itu mengandung zat nikotin membuat kecanduan.

Untuk perokok berat yang merokok hingga bertahun-tahun tentunya membutuhkan usaha keras untuk mengatasi kecanduannya. Ada berbagai alternatif pengganti rokok. Nah berikut cara mengatasi berhenti merokok.

1. Mantapkan niat dan persiapan

Menurut Lembaga Kesehatan Nasional Amerika Serikat menyarankan supaya setiap perokok yang mau berhenti membuat perencanaan yang matang. Misalnya dengan menetapkan motivasi untuk berhenti seperti demi kesehatan atau keluarga. Beri tahu kepada orang-orang terdekatmu supaya mereka mendukung dengan mengingatkan kamu saat tergoda merokok.

2. Mencari alternatif pengganti rokok

Menurut Lembaga Kesehatan Nasional, permen karet efektif sebagai pengganti nikotin. Mengunyah permen karet, mampu mengurangi keinginan untuk mengonsumsi nikotin. Selain itu, kamu dapat menggantinya dengan ngemil makanan ringan yang sehat.

3. Olahraga

Olahraga ringan seperti lari dapat membantu proses berhentinya merokok secara permanen. Aktivitas unu mampu meningkatkan mood dan stamina dalam menghilangkan kecanduan rokok. Gejala yang muncul ketika kamu berhenti merokok seperti insomnia, sulit konsentrasi dan depresi yang bisa diminimalisir melalui olahraga ringan.

4. Menyibukkan diri

Sering tidak melakukan aktivitas rentan menimbulkan keinginan untuk merokok. Maka carilah kesibukan tabg dapat membuat a kamu lupa dengan rokok. Misalnya dengan melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat (rekreasi, olahraga).

5. Hindari alkohol

Alkohol saling berkaitan dengan merokok. Sebab, ketika minum alkohol akan muncul keinginan untuk merokok. Agar pertahanan dirimu tidak tergoyahkan maka jauhilah minuman beralkohol.

6. Mencoba teknik relaksasi

Merokok salah satu jalan pintas mengatasi stress. Jadinya saat kamu berkeinginan untuk bisa tidak merokok maka bisa membuat semakin stress. Cara lain yang bisa kamu lakukan yaitu dengan pernafasan dalam, relaksasi otot, yoga, dan mendengarkan musik yang menyenangkan.

7. Berkonsultasi dengan dokter

Gejala penarikan yaitu kondisi yang akan dialami perokok saat di tahap awal berhenti. Cirinya seperti berkeringat, mual, sakit kepala, insomnia sulit konsentrasi, gelisah, mudah marah hingga depresi. Apabila ada gejala tersebut sebaiknya lakukan berkonsultasi dengan dokter.

Demikianlah informasi mengenai bahaya merokok setelah olahraga. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, cara yang paling tepat yaitu berhenti merokok. Berhenti merokok juga mengurangi risiko berbagai penyakit seperti jantung dan stroke. Selain itu, kamu bisa melakukan terapi nikotin dengan mengganti nikotin dalam bentuk inhaler, spray dan patch.

Cobalah secara perlahan untuk berhenti dari ketergantungan nikotin. Sudah banyak orang yang berhasil melakukannya. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter, Psikiater, psikolog untuk mengatasi kecanduan tersebut