Ciri-ciri Orang yang Menggunakan Narkoba Jenis Sabu

 Sabu, atau yang dikenal secara medis sebagai metamfetamin, adalah salah satu jenis narkoba yang sangat adiktif dan berbahaya. Penggunaannya dapat menyebabkan dampak yang merusak pada kesehatan fisik dan mental seseorang. Untuk mengidentifikasi apakah seseorang menggunakan sabu, ada beberapa ciri yang dapat diamati.


Perubahan Fisik yang Terlihat Jelas

Salah satu ciri yang paling mencolok dari pengguna sabu adalah perubahan fisik yang terlihat jelas. Ini termasuk:

  1. Penurunan Berat Badan yang Signifikan: Pengguna sabu sering mengalami penurunan berat badan yang drastis dalam waktu singkat karena efeknya yang merangsang nafsu makan.

  2. Kulit yang Pucat dan Kering: Pengguna sabu sering kali memiliki kulit yang tampak pucat dan kering karena efek dehidrasi yang disebabkan oleh zat tersebut.

  3. Mata yang Terlihat Besar dan Tidak Bisa Tidur: Pengguna sabu cenderung memiliki mata yang terlihat membesar dan mengalami kesulitan tidur karena efek stimulan yang dimilikinya.

Perubahan Perilaku yang Mencurigakan

Selain perubahan fisik, ada juga perubahan perilaku yang dapat menjadi indikasi bahwa seseorang menggunakan sabu. Ini termasuk:

  1. Meningkatnya Agresivitas dan Irritabilitas: Pengguna sabu sering menjadi lebih agresif dan mudah tersinggung, bahkan terhadap hal-hal kecil.

  2. Penarikan Diri dari Aktivitas Sosial dan Tanggung Jawab: Mereka cenderung menarik diri dari keluarga dan teman-teman mereka, serta mengabaikan tanggung jawab mereka dalam pekerjaan atau sekolah.

  3. Mengalami Perubahan Mood yang Ekstrem: Pengguna sabu sering mengalami perubahan mood yang drastis, seperti menjadi sangat euforik dan energik, kemudian jatuh ke dalam keadaan depresi yang dalam.

Gejala Fisik dan Kesehatan Mental yang Mengkhawatirkan

Tidak hanya perubahan fisik dan perilaku, pengguna sabu juga rentan mengalami berbagai gejala fisik dan kesehatan mental yang mengkhawatirkan, termasuk:

  1. Gigi yang Rusak: Pengguna sabu sering kali mengalami masalah kesehatan gigi yang parah, seperti gigi yang rapuh atau rontok karena efek penggunaan sabu yang menyebabkan pengeringan mulut.

  2. Gangguan Psikosis: Pengguna sabu rentan mengalami gangguan psikosis, seperti paranoia, halusinasi, dan kebingungan mental yang parah.

  3. Kerusakan Otak yang Irreversibel: Pengguna sabu berisiko mengalami kerusakan otak yang tidak dapat pulih sepenuhnya, yang dapat mengakibatkan gangguan kognitif dan masalah memori jangka panjang.

Kesimpulan

Mengetahui ciri-ciri orang yang menggunakan narkoba jenis sabu dapat membantu dalam mendeteksi dan memberikan bantuan kepada individu yang mungkin terjerat dalam penggunaan narkoba tersebut. Penting untuk mengambil tindakan segera untuk mencegah dampak yang lebih buruk pada kesehatan dan kehidupan seseorang.