Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tutorial Cek Sertifikat Vaksin dan Kegunaannya

Tutorial Cek Sertifikat Vaksin dan Kegunaannya

Cek sertifikat vaksin kini melalui aplikasi Satu Sehat yang menggantikan Peduli Lindungi. Berikut cara mudah melihat sertifikat vaksin.

Cek sertifikat vaksin bisa kamu lihat melalui aplikasi Satu Sehat yang dulu namanya adalah Peduli Lindungi. Data Covid 19 yang sebelumnya berada di Peduli Lindungi otomatis berpindah ke aplikasi Satu Sehat termasuk sertifikat vaksin. 

Pandemi Covid 19 yang melanda berbagai negara di belahan dunia ini, mau tidak mau menciptakan berbagai macam inovasi baru di mana manusia perlu beradaptasi dan hidup berdampingan dengan virus corona. 

Vaksin menjadi salah satu cara untuk melawan dan bertahan di era pandemi. Adanya vaksin Covid 19 yang terus dikembangkan bertujuan untuk mengurangi angka kenaikan Covid 19 serta merangsang tubuh agar menghasilkan antibodi. 

Mengapa Vaksin Covid 19?

Masyarakat yang jenuh dan muak akan virus corona dan PPKM di mana-mana, ingin pandemi ini segera berakhir secepatnya. Salah satu upaya pemerintah dan tenaga kesehatan untuk menanggulangi pandemi yaitu dengan vaksinasi. 

Banyak lembaga baik dalam negeri maupun luar negeri yang gencar mengadakan penelitian dan riset untuk menghasilkan vaksin Covid 19 yang efektif. Harapannya setelah ditemukan vaksin, angka penularan Covid 19 dapat menurun signifikan. 

Vaksin sendiri merupakan zat yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh dan merangsang agar menghasilkan antibodi. Dengan memiliki daya tahan tubuh yang kuat, maka kemungkinan untuk tertular Covid 19 bisa diminimalisir. 

Berapa kali kita harus di vaksin? Vaksin Covid 19 disuntikkan sebanyak 2 kali dengan rentang jarak waktu penyuntikan 14 sampai 28 hari. 

Setelah melakukan vaksin dosis pertama dan dosis kedua, kamu bisa melanjutkannya dengan vaksin booster. 

Berikut adalah manfaat lebih lanjut dari vaksin Covid 19.

1. Meringankan Dampak Berat Virus

Tubuh yang pernah mendapatkan vaksin Covid 19, maka telah mengenali virus tersebut. Seandainya kamu terpapar virus, dampak atau gejala yang kamu rasakan nantinya tidak akan terlalu berat. 

2. Meminimalisir Penularan Virus

Tujuan dari pemberian vaksin kepada seluruh kalangan masyarakat adalah untuk mengurangi angka kenaikan kasus Covid 19. Seseorang yang sudah divaksin akan mengenali virus yang sudah dilemahkan dan berusaha menghasilkan antibodi. 

3. Merangsang Sistem Kekebalan Tubuh

Seperti yang sudah kamu ketahui, vaksin berisi virus yang telah dilemahkan kemudian disuntikkan ke dalam tubuh manusia. 

Nantinya, tubuh akan berusaha merangsang antibodi sehingga menghasilkan kekebalan tubuh yang mampu menangkal virus  

Daftar Vaksin Corona yang Dipakai di Indonesia

Setidaknya ada sekitar 10 jenis vaksin Covid 19 yang memperoleh izin BPOM untuk diberikan kepada masyarakat umum dalam rangka pencegahan penularan virus corona. 

Beda vaksin, beda mekanisme. Setiap vaksin mempunyai ketentuan yang berbeda seperti misalnya dalam hal takaran dosis, rentan pemberian vaksin, dan lain sebagainya. 

Vaksin ke 1 namanya apa? Pemerintah Indonesia menetapkan vaksin Sinovac sebagai vaksin pertama yang digunakan untuk menjalankan program vaksinasi. Seiring berjalannya waktu, jenis varian vaksin yang digunakan pun bertambah. 

Saat kamu cek sertifikat vaksin, kamu akan menjumpai keterangan dosis vaksin. Mulai dari vaksin dosis pertama, dosis kedua, hingga booster. Nah, dari sekian jenis vaksin yang ada di Indonesia, mana yang kamu pakai untuk vaksin?

  • Sinovac

  • Astrazeneca

  • Moderna

  • Sinopharm

  • Pfizer

  • Novavax

  • Sputnik-V

  • Janssen

  • Convidencia

  • Zifi Vax

Seseorang dengan kondisi tubuh tertentu seperti memiliki riwayat penyakit tidak bisa sembarangan mendapatkan vaksin Covid 19. 

Oleh karena itu, bagi kamu yang ingin vaksin bisa menanyakan jenis vaksin yang tepat kepada tenaga kesehatan yang ahli.

Kiat Mudah Cek Sertifikat Vaksin di Aplikasi Satu Sehat

Dulu, mengecek sertifikat vaksin bisa kamu lakukan di aplikasi Lindungi Peduli. Namun, kini tersedia versi terbarunya dengan fitur lengkap yaitu di aplikasi Satu Sehat. Kamu tidak perlu membuat akun baru lagi dan tinggal memasukkan akun. 

Bagaimana cara kita melihat sertifikat vaksin? Pertama-tama, pastikan kamu telah mempunyai aplikasi Satu Sehat. Jika belum, kamu bisa mengunduhnya melalui Play Store atau melakukan update pada aplikasi Peduli Lindungi.

Setelah Satu Sehat berhasil di-install, lakukan login dengan memasukkan akun kamu. Kemudian, pada halaman layar beranda kamu bisa melihat beberapa opsi pilihan menu. Pilih opsi menu “Vaksin dan Imunisasi”. 

Dalam menu “Vaksin dan Imunisasi” terdapat beberapa layanan yang bisa kamu lihat seperti Riwayat & Sertifikat Vaksin, Tiket Vaksin, Vaksin Non-Indonesia, dan Verifikator Check-in. Klik menu “Riwayat & Sertifikat Vaksin”. 

Lalu, kamu bisa memilih data nama akun yang terdaftar di aplikasi. Selanjutnya, kamu bisa melihat riwayat vaksin mulai dari dosis pertama, dosis kedua, hingga booster. Bagaimana cara mendownload sertifikat vaksin? 

Caranya cukup mudah. Kamu tinggal memilih riwayat vaksin dosis berapa yang ingin kamu unduh, lalu pilih opsi “Unduh Sertifikat”. Tunggu selama beberapa saat hingga sertifikat berhasil terunduh dan tersimpan di file memori kamu. 

Lalu, bagaimana jika nama di sertifikat vaksin salah? Ketika sedang cek sertifikat vaksin, bisa jadi nama kamu tertulis salah. Jangan panik, kamu bisa melakukan perubahan nama melalui chatbot Kemenkes. 

Apa saja Kegunaaan Sertifikat Vaksin?

Kamu mungkin sudah berulang kali mendengar ajakan untuk melakukan vaksin demi mencegah penularan Covid 19 serta merangsang antibodi pada tubuh. Sebenarnya, setelah selesai di vaksin dan mendapatkan sertifikat, sertifikat itu untuk apa?

Kamu mungkin pernah bertanya-tanya tentang kegunaan sertifikat vaksin. Sertifikat vaksin sangat berguna bagi kamu untuk menjalankan aktivitas di luar ruangan yang perlu perizinan. Misalnya seperti menaiki pesawat atau kereta api. 

Masyarakat yang tadinya meragukan vaksin, mulai mempertimbangkan kembali keputusannya sebab sertifikat vaksin telah menjadi syarat untuk beberapa hal. Berikut adalah kegunaan sertifikat vaksin yang perlu kamu tahu. 

1. Syarat Masuk Mall

Saat PPKM berlaku, pengunjung tempat-tempat umum sangat dibatasi jumlahnya. Hal itu supaya kasus Covid 19 tidak makin membludak dengan kerumunan orang banyak. 

Oleh karena itu, jika ingin masuk ke mall misalnya maka sudah memiliki sertifikat vaksin.

Beberapa mall menyediakan barcode yang bisa dipindai oleh aplikasi Satu Sehat untuk melacak status pengunjung. Dengan mempunyai sertifikat vaksin, kamu bisa masuk keluar mall dengan tenang. 

2. Melakukan Perjalanan

Efek Covid 19 menyebabkan sebagian moda transportasi membutuhkan sertifikat vaksin agar kamu bisa tetap berangkat. Misalnya untuk menaiki kereta api dan pesawat, kamu telah mendapatkan vaksin. 

Kereta Api Indonesia menetapkan syarat naik KAI jarak jauh maupun lokal untuk mempunyai sertifikat vaksin. 

Misalnya, usia 18 tahun ke atas bila ingin menggunakan kereta api jarak jauh maka sudah melakukan vaksin dosis ketiga atau booster.  

Apalagi, sistem boarding KAI telah berintegrasi dengan Peduli Lindungi yang sudah berganti menjadi Satu Sehat. 

Sementara untuk orang-orang yang tidak bisa melakukan vaksin karena alasan tertentu, maka bisa meminta surat keterangan dokter. Jelaskan pada dokter riwayat kesehatan kamu. Bila diperlukan, bawalah berkas kesehatan yang kamu punya.

Penutup

Jadi, penting bagi kamu untuk cek sertifikat vaksin dan mengunduhnya supaya sewaktu-waktu bila diperlukan bisa langsung kamu tunjukkan. Ikuti langkah-langkah di atas untuk mengunduh sertifikat di aplikasi Satu Sehat. Jangan lupa baca artikel lainnya di mudah cair.

Posting Komentar untuk "Tutorial Cek Sertifikat Vaksin dan Kegunaannya"