Surah At Taubah 105, Bikin Betah Beramal dan Semangat Kerja

Surah at taubah 105 sangat menarik untuk dibahas. Artikel berikut ini berisi penjelasan at taubah ayat 105. Jangan lupa baca infonya ya!

Al-Qur’an sebagai kitab suci umat islam berisi penjelasan tentang wahyu yang diturunkan kepada nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam. Salah satunya adalah surah At Taubah 105 yang menarik untuk dibahas.

Setiap surah di dalam Al-Qur’an mengandung makna dan tafsir yang berbeda-beda. Meskipun demikian, fungsi surah yang ada di dalam Al-Qur’an ini adalah sebagai pengingat bagi umat islam. 

Surah At Taubah 105, Bikin Betah Beramal dan Semangat Kerja

Khususnya mengenai amal perbuatan yang dilakukan oleh setiap umat islam selama hidup di dunia ini. Dengan adanya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat islam tersebut, menjadikan umat muslim lebih berhati-hati dalam bertindak.

Pada artikel berikut ini akan disajikan informasi mengenai surah At-Taubah ayat 105 tersebut. Ayo, baca pemaparan informasi selengkapnya di sini!

Sekilas tentang Qur’an Surah At Taubah Ayat 105

Berikut ini adalah surah At-Taubah ayat 105 yang disertai dengan bacaan secara arab, bacaan secara latin, dan terjemahannya dalam versi bahasa Indonesia.

وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۚ

“Wa quli’malu fa sayarallāhu ‘amalakum wa rasuluhu wal-mu`minun, wa saturadduna ilā ‘ālimil-gaibi wasy-syahādati fa yunabbi`ukum bimā kuntum ta’malun”.

Artinya : Dan katakanlah, bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) 

Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.

Al-Qur’an surat at taubah ayat 105 menjelaskan tentang etos kerja dan memotivasi diri sendiri untuk senantiasa mengerjakan amal ibadah sesuai dengan sunnah rasul.

Surah At-Taubah sendiri memiliki arti yaitu pengampunan. Surah ini termasuk golongan surah madaniyah karena turun di kota Madinah. 

Pada surah At-Taubah ayat 105 tersebut, Allah Subhanahu Wa ta’ala menegaskan kepada hamba-Nya untuk mengeluarkan zakat, mengerjakan amalan saleh, dan bersedekah. 

Tujuannya adalah untuk membersihkan diri dari dosa-dosa yang telah diperbuat selama hidup dan untuk bertaubat.

Keutamaan yang diperoleh dari membaca dan mengamalkan surah At-Taubah ayat 105 ini yaitu lebih semangat dalam bekerja dan rajin dalam beribadah. 

Hikmah yang bisa diambil dari surah At-Taubat ayat 105 ini adalah semua pekerjaan yang dilakukan harus berlandaskan dengan keikhlasan dan dikerjakan secara sungguh-sungguh. 

Hal ini karena semua pekerjaan atau aktivitas yang dilakukan harus semata-mata bertujuan untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wa ta’ala. Karena, Allah Maha Mengetahui setiap perbuatan yang dilakukan oleh hamba-Nya.

Hukum Tajwid pada Qur’an Surah At Taubah 105

Berikut adalah hukum tajwid surat at taubah ayat 105 beserta alasannya dan penjelasan bagaimana cara membacanya secara lengkap.

Hukum tajwid pada lafal اعْمَلُوا adalah mad thobi’i. Karena, terdapat dhommah yang diikuti dengan huruf waw sukun. Hukum bacaan tersebut dibaca dengan panjang yaitu dua harakat atau satu alif.

Hukum tajwid untuk lafal عَمَلَكُمْ وَ yaitu izhar syafawi yang dibaca dengan jelas. Karena, terdapat mim mati yang bertemu dengan huruf waw.

Hukum tajwid pada lafal وَرَسُولُهُ  adalah mad asli yang dibaca panjang yaitu satu alif.  Hal ini karena adanya dhommah yang diikuti dengan huruf waw.


Hukum tajwid pada bacaan وَالْمُؤْمِنُونَ adalah alif lam qomariyah yang dibaca dengan jelas. Alasannya karena terdapat huruf alif lam yang diikuti dengan huruf mim. 

Hukum tajwid untuk lafal وَسَتُرَدُّونَ yaitu mad asli karena terdapat dhommah yang diikuti dengan huruf waw sukun. Hukum bacaan tersebut dibaca dengan panjang dua harakat. 

Hukum tajwid dengan lafal عَالِمِ yakni mad thobi’i yang dibaca dengan panjang berupa satu alif. Alasannya karena terdapat tanda baca fathah yang diikuti dengan huruf alif. 

Hukum tajwid pada bacaan الْغَيْبِ adalah idzhar qomariyah yang dibaca secara jelas. Karena, terdapat alif lam yang diikuti dengan huruf ghain. 

Lalu, juga ada hukum bacaan mad layyin yang dibaca panjang dua harakat atau empat harakat. Karena, terdapat huruf ya bertanda baca sukun yang didahului dengan tanda baca fathah. 

Lafal وَالشَّهَادَةِ memikilik hukum bacaani idgham syamsiyah yang  dibaca tidak terlalu jelas dan dimasukkan dengan huruf lainnya. Karena, ada alif lam yang diikuti dengan huruf syin. 

Selanjutnya, ada hukum bacaan mad thobi’i juga karena terdapat tanda baca fathah yang diikuti oleh huruf alif. Bacaan lafal tersebut dibaca panjang yaitu 2 harakat. 

Lafal فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا mempunyai hukum bacaan ikhfa syafawi yang disebabkan bertemunya huruf mim mati  dengan huruf ba. Bacaan tersebut dibaca secara samar-samar dan mendengung. 

Selain itu, ada pula hukum bacaan mad thobi’i pada lafal tersebut yang disebabkan adanya tanda baca fathah yang diikuti dengan huruf alif. Sehingga, dibaca panjang yaitu satu alif atau dua harakat.

Lafal كُنْتُمْ memiliki hukum bacaan yaitu ikhfa haqiqi yang dibaca samar dan mendengung yang panjangnya 2 harakat hingga 3 harakat. Hal ini karena terdapat huruf nun mati yang bertemu dengan huruf ta.


Lafal  كُنْتُمْ تَعْ mempunyai hukum bacaan yaitu izhar syafawi yang dibaca secara jelas. Alasannya karena terdapat huruf mim mati yang bertemu dengan huruf ta. 

Pada bacaan تَعْمَلُونَ ini dibaca panjang yaitu 6 harakat atau 3 alif. Karena, terdapat hukum bacaan mad arid lissukun yang disebabkan oleh adanya mad thobi’i sebelum waqaf. 

Kandungan dalam Qur’an Surah At Taubah 105

Informasi berupa kandungan surat at taubah ayat 105 ini yaitu sebagai berikut.

  1. Perintah Allah Subhanahu Wa ta’ala untuk menghindari membuang waktu, menjauhi sifat malas, bekerja dan melakukan amal ibadah.

  2. Menjalankan setiap amal ibadah yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu Wa ta’ala secara ikhlas tanpa adanya paksaan, bersungguh-sungguh dalam beribadah, dan tidak berdasarkan rasa ingin dipuji oleh sesama manusia. 

  3. Allah Maha Mengetahui apa yang diperbuat oleh hamba-Nya dan setiap perbuatan tersebut haruslah dipertanggungjawabkan ketika di akhirat kelak. 

  4. Allah Subhanahu Wa ta’ala akan melihat nilai amal ibadah dan kesungguhan umat islam dalam bekerja. 

Apa saja Contoh Perilaku yang Mencerminkan Surah At Taubah 105?

Adapun contoh perilaku surah at taubah ayat 105 yaitu sebagai berikut ini.

  1. Selalu berdoa kepada Allah Subhanahu Wa ta’ala dan bekerja keras atau ikhtiar dengan optimal dalam mewujudkan cita-cita

  2. Mencari pekerjaan yang halal agar kamu mendapatkan keberkahan dari Allah Subhanahu Wa ta’ala dan memberikan pekerjaan yang halal juga kepada sesama umat muslim

  3. Selalu berorientasi kepada akhirat, karena dunia ini sifatnya hanya sementara dan kehidupan setelah kematian yaitu akhirat akan tetap kekal. Oleh karena itu, persiapkan bekal menuju akhirat dengan sebaik mungkin

  4. Semua aktivitas yang akan kamu lakukan harus berlandaskan dengan keimanan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa ta’ala. Mulai dari bekerja, belajar, dan aktivitas lainnya

  5. Selalu berbuat baik dan melakukan kebaikan dalam setiap kesempatan terhadap sesama makhluk hidup. Hal ini merupakan cerminan perilaku yang berdasarkan surah at taubah ayat 105 yang terdapat di dalam Al-Qur’an

Penutup

Berdasarkan Qur’an surah At Taubah 105 tersebut, Allah Subhanahu Wa ta’ala memberikan perintah kepada umat islam untuk selalu berbuat baik, menjalankan amal ibadah dengan sungguh-sungguh, dan senantiasa bekerja keras.