Arti Bunyi Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban

Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban merupakan salah satu bunyi ayat dalam surat Ar Rahman. Apa sebenarnya arti dari bunyi ayat tersebut?

Lafal bunyi fabiayyi ala irobbikuma tukadziban dapat kamu temukan dalam satu surat Al-Qur'an yang bernama Ar Rahman. Dalam surat Ar Rahman yang terdiri dari 78 ayat, kalimat latin tersebut muncul berulang kali. 

Al-Qur'an memang sarat akan makna yang berguna sebagai pedoman hidup di dunia maupun di akhirat bagi manusia. Oleh karena itu, umat muslim semestinya mengaji dan memahami Al-Qur'an supaya dapat meresapi isi kandungannya. 

Arti Bunyi Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban

Bunyi fabiayyi ala irobbikuma tukadziban membahas tentang nikmat yang diberikan Allah SWT. Berikut adalah penjelasan mengenai surah Ar Rahman, macam-macam nikmat, hingga contoh dan cara mensyukuri nikmat Allah SWT.

Surat Ar Rahman

Ar Rahman surat yang ke berapa? Dari 114 surah yang ada dalam Al-Qur'an, Ar Rahman termasuk salah satunya yang merupakan surat ke-55 dengan jumlah ayat sebanyak 78. 

Salah satu keutamaan membaca surat Ar Rahman yaitu menyadarkan untuk senantiasa bersyukur. Karena dalam surat tersebut diulang-ulang sebuah bacaan yang menanyakan tentang nikmat Tuhan mana yang didustakan. 

Allah SWT telah melimpahkan nikmat yang tidak terkira bagi manusia, sehingga sikap yang seharusnya umat muslim tampakkan setelah menerima nikmat dari Allah SWT adalah bersyukur. 

Dalam kehidupan sehari-hari, mungkin kamu tidak terlalu menyadarinya. Namun, Allah SWT telah memberikan nikmat yang begitu besar untuk hamba-hamba-Nya. Misalnya seperti nikmat sehat, kuat, rezeki lancar, dan lain sejenisnya. 

Hal-hal semacam itu terkadang terkesan sepele dan manusia menganggapnya biasa saja. Padahal itu adalah sebuah kenikmatan yang luar biasa yang diberikan Allah SWT. 

Tidak semua orang mendapatkan nikmat yang sama, oleh karena itu jika kamu mendapatkan nikmat sehat, bahagia, dan lainnya segera panjatkan syukur kepada Allah SWT. 

Karena itu menandakan, Allah SWT masih memperhatikan dan menyayangimu sebagai hambanya. Kamu patut bersyukur dengan memanjatkan doa dan melaksanakan ibadah setulus ikhlas. 

Arti dari Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban

Kenapa dalam surat Ar Rahman diulang ulang? Kamu mungkin memperhatikan terdapat salah satu lafal yang diulang cukup banyak dalam surat Ar Rahman. Lafal tersebut adalah fabiayyi ala irobbikuma tukadziban

Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban ada berapa? Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban muncul sebanyak 31 kali pada ayat 13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 67, 69, 71, 73, 75, 

dan ayat 77. Tulisan fabiayyi ala irobbikuma tukadziban arab adalah sebagai berikut:

فَبِأَيِّ آَلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Arti dari bunyi tersebut adalah : “Maka Nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan”

Manfaat membaca fabiayyi ala irobbikuma tukadziban salah satunya dapat menumbuhkan kesadaran diri untuk meningkatkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan. 

Banyak sekali nikmat yang telah Allah berikan sampai tidak terhitung jumlahnya, berikut ini adalah beberapa macam nikmat yang perlu kamu ketahui dan syukuri. 

Macam-Macam Nikmat yang Diberikan oleh Allah SWT

Sudah menjadi kewajiban untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Dalam surat An Nahl ayat 18 diterangkan bahwa nikmat Allah tidak terkira jumlahnya. 

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

1. Nikmat yang Berasal pada Diri Pribadi

Allah SWT sebagai pencipta alam semesta dan isinya telah mengkaruniai manusia berupa anggota tubuh seperti tangan, kaki, mata, telinga, dan lain sebagainya. Anggota-anggota tubuh tersebut haruslah digunakan dalam hal kebaikan. 

Misalnya, nikmat bisa melihat melalui mata maka sebaiknya digunakan untuk melihat hal-hal yang baik. Nikmat bisa mendengar dengan telinga sebaiknya digunakan untuk mendengarkan hal yang bermanfaat. 

Nikmat diberikan dua kaki utuh sebaiknya digunakan untuk melangkah ke tempat-tempat yang baik. Dan nikmat anggota tubuh lainnya seperti bisa bicara dengan mulut, merasakan sesuatu dengan lidah, dan lain sebagainya. 

2. Nikmat yang Berasal dari Usaha Sendiri

Berikutnya, terdapat jenis nikmat yaitu yang berasal dari usaha sendiri. Contoh nikmat yang diperoleh dari usaha sendiri antara lain seperti harta benda, jabatan atau pangkat, ilmu, dan lain sebagainya. 

Nikmat tersebut patut untuk disyukuri. Salah satunya dengan cara menyedekahkan sebagian kepada orang-orang yang kurang mampu. Setiap perbuatan akan mendapatkan ganjarannya, begitu pula dengan bersedekah. 

Manfaatkan apa yang dipunyai sebaik mungkin untuk kebaikan dan tidak untuk disalahkan. Apalagi, harta atau kuasa adalah titipan yang nantinya dipertanggungjawabkan. 

3. Nikmat yang Berasal dari Alam Sekitar

Allah SWT telah menciptakan dunia dan seisinya yang beraneka ragam. Nikmat yang Allah berikan yang ada di alam sekitar contohnya seperti tanah, air, udara, dan lain sebagainya. 

Manusia bisa menghirup udara segar tanpa membayar sepeserpun termasuk nikmat besar dari Allah SWT. Oleh karena itu, cara mensyukuri nikmat yang berasal dari alam sekitar bisa dengan menjaga lingkungan, menjaga kebersihan, dan lain-lain. 

Contoh dan Cara Mensyukuri Nikmat Allah SWT

Bunyi fabiayyi ala irobbikuma tukadziban membuat orang-orang merenungi nikmat Tuhan mana yang telah mereka dustakan selama ini. Padahal, Allah SWT sudah melimpahkan nikmat yang tak terkira jumlahnya. 

Contoh nikmat yang diberikan oleh Allah misalnya seperti sehat. Nikmat sehat sangatlah mahal karena jika kamu sedang sakit maka akan mengeluarkan banyak biaya. 

Bahkan yang tadinya kamu bisa menghirup oksigen secara bebas dan gratis, jika sedang dalam keadaan sakit maka semua itu akan masuk ke dalam tagihan. Selain itu, terlahir sebagai seorang muslim juga termasuk nikmat besar. 

Oleh karena itu, sudah sepantasnya merasa selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah. Berikut adalah beberapa cara mensyukuri nikmat.

1. Dengan Lisan

Salah satu cara bersyukur menggunaan lisan adalah mengucapkan hamdalah atau Alhamdulillah. Alhamdulillah memiliki makna segala puji bagi Allah. 

Umat muslim hendaknya membiasakan lidah untuk senantiasa memuji Allah SWT atas nikmat dan berkat yang telah dilimpahkan. 

2. Dengan Hati

Selain dengan lisan, bersyukur juga bisa menggunakan hati. Hati perlu menyadari bahwa segala rezeki dan nikmat yang dirasakan saat ini merupakan pemberian dari Allah SWT. 

3. Dengan Tindakan

Cara bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT tidak sebatas terucap pada lisan saja. Kamu juga bisa bersyukur melalui tindakan. Tindakan yang dimaksudkan adalah tindakan ke arah kebaikan. 

Misalnya, jika Allah SWT memberikan kamu nikmat berupa rezeki yang lancar, maka cara kamu bersyukur atas rezeki itu bisa dengan mengamalkan sebagian rezeki kepada orang yang membutuhkan. 

4. Merawat Kenikmatan

Apabila kamu telah mendapatkan nikmat dari Allah SWT, hendaklah nikmat tersebut dijaga. Jika kamu diberi nikmat berupa tubuh yang sehat, maka hindari hal-hal yang membuat tubuh menjadi sakit. Misalnya seperti merokok, makan tidak teratur, dll. 

Penutup

Nah, itulah arti dibalik bunyi fabiayyi ala irobbikuma tukadziban dan pembahasan tentang nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Harapannya setelah menyadari betapa besarnya nikmat Allah SWT bisa meningkatkan rasa syukur kepada-Nya.